Menderita Karena Tak Pilih Mega?

By alwaysnewbie

Ada-ada saja mantan presiden kita ini.

“Saya sudah berkeliling ke daerah lain, semua masyarakat mengeluhkan kondisi sekarang pada saya. Siapa suruh waktu itu mereka tidak memilih saya,” kata Mega saat orasi dalam Kampanye Cagub Jabar, Agum-Nu’man di Lapangan Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (6/4/2008).

“Jadi kalau sekarang rakyat susah, itu karena tidak memilih saya. Tapi malah pilih yang ganteng-ganteng. Para kaum wanita banyak yang tidak punya pendirian. Padahal kalau susah, wanitalah yang pertama merasakan,” tegasnya.

Mega menegaskan, dirinya berbicara seperti itu bukan bermaksud untuk memprovokasi namun. “Kalau provokator itu sembunyi, kalau saya berdiri di sini,” teriaknya.
Berita lengkapnya ada di sini.

Well… jaman PDI yang masih belum PDIP diobrak-abrik dan terjadi kudatuli, saya simpati dengan PDI. Kemudian ada seruan untuk “coblos semua” pada pemilu, saya ikut coblos semua.

Pilpres selanjutnya saya juga pilih PDIP. Kecewa berat waktu Mega kalah dengan Gus Dur. Tapi setelah Mega naik jadi presiden dan tidak pernah menghadiri peringatan peristiwa kudatuli, saya mending golput saja.

Apa bener kalau Mega yang jadi presiden rakyat tidak susah? Mungkin saja! Tapi yang susah adalah presiden penerusnya. Bayangkan kalau minyak sudah 150$ per barrel tapi presiden tidak mau menaikkan harga BBM karena khawatir kalah pemilu seperti yang terjadi pada akhir kepemimpinan Mega. Akibatnya? Presiden berikutnya yang serba susah.

Anyway, kalau ada mantan presiden yang maju lagi di pemilu, saya pilih golput saja atau Gus Dur. :-D

Tinggalkan Balasan